oleh

Dispora Kaltim Apresiasi Persembahan Tari Tradisional di Kutai Timur

TEKAPEKALTIM — Seni musik maupun budaya Indonesia lainnya memang perlu dilestarikan, apalagi melibatkan para pemuda yang nanti menjadi pelanjut pagelaran itu.

Demkianlah yang dinyatakan Rasman saat disambut dengan meriah oleh tarian tradisional dari Ponorogo, Reog.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim itu bilang bahwa beberapa musik tertentu sangat digemari oleh masyarakat sebagai bagian dari hiburan. “Sehingga perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah termasuk legislatif.”

Diketahui, tarian yang menyambut Rasman itu adalah persembahan tradisi setempat sebelum menggelar acara tertentu. Kali ini, Rasman menghadiri sekaligus membuka agenda Pelatihan Kecakapan Hidup untuk pemuda Bumi Etam bertempat di Long Mesangat, Kutai Timur, Senin (13/11).

Ternyata, Rasman mengaku baru kali ini ia berinteraksi dengan Reog Ponorogo. Dirinya pun tak dapat menahan diri untuk tidak memberi apresiasi kepada persembahan tradisional yang dilakoni anak-anak muda itu.

“Sebelum acara pembukaan Kecakapan Hidup dimulai saya disambut oleh seni musik budaya Reog Ponorogo…bahkan saya diajak ditandu naik ke Reog yang sepanjang masa baru kali ini berinteraksi dengan musik Reog,” ucap Rasman dengan semangat.

Reog Ponorogo, kata Rasman, sudah menjadi sajian andalan yang turut menyemarakkan setiap event olahraga, musik atau kegiatan pemerintahan.

“Termasuk mereka berpartisipasi dalam agenda Liga Pemuda Etam (Sepak Bola dan Bola Voli) termasuk memeriahkan pembukaan Kecakapan Hidup yang dilaksanakan oleh Dispora Kaltim kerja sama dengan tokoh pemuda dan karang taruna,” ungkapnya.

Adapun Pelatihan Kecakapan Hidup akan berlangsung hingga 17 November mendatang sebagai upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda di Kaltim.

Pelatihan ini akan berfokus pada lima bidang antara lain Make Up Artist, Perbengkelan, Perikanan, Tata Boga dan Desain Grafis. (adv/dispora)

Komentar