oleh

Indeks Pembangunan Pemuda Masih Rendah, Dispora Kaltim Canangkan RAD Jadi Program Kunci

TEKAPEKALTIM — Daya pemuda merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan nasional, hal ini sebagaimana termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

Terkait hal itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) hingga hari ini terus berupaya memfinalisasi Rencana Aksi Daerah (RAD) bersama seluruh OPD terkait.

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri, menyebut upaya tersebut sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan masing-masing perangkat daerah.

“Rencana Aksi Daerah ini turunannya dari Perpres 43 Tahun 2022. Di sana namanya koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan,” ungkap Bahri, Senin (13/11).

“Artinya pembinaan kepemudaan itu bukan berada hanya Dispora tapi hampir semua OPD terkait. Maka harus bareng-bareng. Terkait dengan RAD itu dihimbau seluruh Bupati dan Wali Kota harus membuat RAD,” tambahnya.

RAD sendiri merupakan dokumen yang berisi indikator sasaran, strategi, dan fokus kegiatan prioritas sebagai acuan dalam melaksanakan suatu tema kebijakan tertentu.

Bahri menyebut RAD adalah kunci dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Diketahui, IPP Kaltim masih tergolong rendah yakni 52,50. Indeks ini masih di bawah rata-rata IPP Indonesia yang berada di angka 53,33.

“Memang endingnya nanti adalah bagaimana upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda. Karena berentet programnya ada disitu, aksinya nanti setiap daerah, setiap OPD terkait.” papar Bahri.

Kabid Pemberdayaan Pemuda itu mengungkapkan penyusunan RAD Kepemudaan selain memberikan arahan dalam mendukung pembangunan kepemudaan, RAD juga mendorong sinkronisasi pelayanan kepemudaan sehingga berjalan harmonis.

“Ini membantu meningkatkan koordinasi lintas sektoral untuk kepemudaan, agar bisa lebih berkolaborasi dalam mewujudkan pemuda Indonesia yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya. (adv/dispora)

Komentar