oleh

Ternyata ini Asal Usul Nama Samarinda dan Julukan Kota Tepian

TEKAPEKALTIM — Kota Samarinda merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki julukan sebagai Kota Tepian.

Julukan Kota Tepian yang disematkan kepada Kota Samarinda tak hanya berasal dari wilayah yang dilewati oleh aliran Sungai Mahakam.

Ternyata julukan Kota Tepian adalah semboyan Kota Samarinda yang merupakan akronim dari “Teduh, Rapi, Aman, dan Nyaman”.

Asal-usul Nama Kota Samarinda

Selain julukan Kota Tepian, kota yang berdekatan dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini memiliki asal-usul nama yang unik.

Dilansir dari laman samarindakota.go.id, ada berbagai versi mengenai latar belakang terciptanya nama Samarinda.

Versi pertama menyebutkam bahwa nama Samarinda muncul dari persamaan ukuran tinggi rumah-rumah rakit/terapung penduduk Bugis Wajo di Samarinda Seberang.

Kesamaan tinggi rumah di kawasan kota itu membuatnya disebut “sama-rendah”. Sebutan sama-rendah juga terkait dengan makna tatanan sosial yang egaliter.

Versi kedua menyebut nama Samarinda berasal dari persamaan ukuran tinggi Sungai Mahakam dengan daratan di tepiannya yang sama-sama rendah.

Hal ini tampak dari kondisi yang terjadi di Kota Samarinda tatkala air Sungai Mahakam pasang naik.

Kondisi yang berlangsung sampai awal dasawarsa tahun 1950-an ini membuat sebagian besar jalan-jalan di Samarinda selalu terendam air.

Terlebih jika Sungai Mahakam sedang pasang besar, di mana ada beberapa jalan yang sama sekali tidak dapat dilintasi kendaraan lantaran ketinggian air yang merendamnya.

Guna menanggulangi masalah tersebut, sejak awal 1950-an dilakukan penurapan dan beberapa jalan juga ditinggikan hingga berkali-kali.

Pada tahun 1978 ketinggian total bertambah 2 meter dari permukaan awal sehingga jalan tidak lagi terendam kecuali jika Sungai Mahakam tengah mengalami pasang luar yang biasa.

Versi ketiga memberitakan bahwa nama Samarinda berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu “Samarendo”, memiliki arti selamat sejahtera.

Versi keempat menyebutkan nama Samarinda berasal dari cerita rakyat, yang di dalamnya dikatakan bahwa nama Samarinda berasal dari bahasa Melayu, yaitu dari kata “samar” dan “indah”.

Sampai menjelang akhir abad ke-20 perkiraan tahun 1980-an warga setempat masih menyebut Samarinda dengan lafal “Samarenda”, walaupun dalam bahasa penulisannya sudah berubah menjadi “Samarinda”. (*)

Komentar