Turnamen Mini Soccer Usia Dini di Bontang Resmi Digelar, Libatkan Ratusan Peserta
Bontang — Turnamen Mini Soccer Kids untuk kategori usia U9 dan U11 resmi dimulai di kawasan HMT Mini Soccer Bontang Selatan, Kamis (14/5). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, dan diikuti 280 peserta dari 20 tim akademi sepak bola.
Menariknya, kompetisi usia dini ini juga diikuti oleh enam pemain perempuan. Panitia memberikan kebijakan khusus terkait batas usia bagi peserta perempuan.
Ketua panitia, Agus Siswanto, menjelaskan bahwa ada toleransi usia dalam aturan tersebut.
“Meski ini kategori U9 dan U11, khusus peserta perempuan usia boleh sampai 14 tahun,” ujarnya.
Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah pihak, mulai dari perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), aparat kepolisian, wasit, pelatih, hingga orang tua peserta yang memadati lokasi pertandingan. Antusiasme keluarga yang mendampingi anak-anak mereka turut menambah semarak suasana turnamen.
Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Agus Haris melakukan tendangan pertama ke arah gawang yang dijaga kiper cilik.
Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sepak bola merupakan olahraga yang memiliki daya tarik luas di berbagai kalangan usia.
“Kita tahu bahwa sepak bola adalah salah satu olahraga yang paling digemari anak-anak muda sekarang, mulai usia dini, remaja, pemuda, bahkan sampai orang tua, termasuk saya juga menyukai bola,” katanya.
Menurutnya, turnamen seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi anak-anak dalam membentuk karakter.
“Tentu ini ruang yang mengandung banyak pendidikan dan edukasi yang sangat berkaitan dengan proses menjalani kehidupan anak-anak nantinya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyediakan ruang positif bagi anak-anak untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan melalui olahraga.
Lebih lanjut, Agus Haris menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam meraih keberhasilan di masa depan.
“Apakah itu disiplin belajar di rumah, disiplin bangun pagi, disiplin pergi ke sekolah. Disiplin adalah kunci kesuksesan,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia turut mengingatkan para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak dalam kegiatan belajar, khususnya pada malam hari sesuai program wajib belajar yang diterapkan pemerintah daerah.
“Karena masa depan anak-anak tergantung bagaimana mereka saat ini. Maka dalam hal apa pun harus diajarkan disiplin sejak dini,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan