oleh

Diisi Games Seru, Capacity Building Bangun Keakraban Antar Pegawai Disbun Kaltim

TEKAPEKALTIM – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) bermain games seru antar pegawai dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Capacity Building yang dilaksanakan di Hotel Golden Tulip, Balikpapan, Sabtu (18/11) lalu.

Games yang dipandu instruktur profesional itu gunanya untuk menjalin kekompakan, koordinasi dan komunikasi antar pegawai tanpa melihat status jabatan mereka.

Instruktur games, Tabita (28) mengatakan pihaknya mengadakan kegiatan untuk melatih kekompakan tim dalam setiap kelompok yang dibagikan.

“Kita dalam permainan games dibagi beberapa pos. Pos pertama terdiri dari tiga kelompok dan Alhamdulillah serempak semuanya bermain,” katanya.

“Dengan jumlah peserta 135 orang. Games pertama paralel bocor, di mana masing-masing tim kelompok mengisi air dengan penuh. Kemudian transfer bola mengunakan gelas yang diikat kepala. Game ini sangat terlihat lucu dan saling support sesama tim itu terasah,” sambungnya.

Ditambahkannya, peserta juga melakukan lomba balap karung yang larinya ke belakang dan tebak gerakan.

“Manfaatnya setiap games memberikan pelajaran tentang tim, kerjasama partner kerja, respect satu sama lain dalam kelompok beserta kelompok yang lain juga membangun kedekatan sesama tim dan kelompok yang lain,” ucapnya.

Sementara itu Asmirilda, Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Disbun Kaltim saat ditanyai mengaku bangga dan senang atas terlaksananya rangkaian kegiatan Capacity Building ini.

“Kami merasa senang mengikuti Capacity Building yang bertajuk Peningkatan Kapasitas Pelayanan Publik. Untuk seluruh pegawai baik ASN maupun non ASN dan juga satpam bersama-sama menjaga keakraban, kebersamaan kami di dinas perkebunan,” ucap Asmirilda, Kamis (23/11).

Menurutnya di penghujung tahun ini, Bimtek tersebut memberikan nuansa yang berbeda.

“Menuju akhir tahun dengan kekeluargaan kami dan kekompakan kami, kerja sama kami untuk melanjutkan kegiatan yang ada dinas perkebunan Kaltim. Di mana kami mengikuti game yang luar biasa dengan perseteruan,” katanya.

“Di mana ada yang protes karena mempertahankan kelompoknya untuk bisa menjadi lebih baik dan menjadi juaranya tapi ini hanya sekedar game dan pada intinya kami tetap satu, bersatu untuk bersama. Ini juga menjaga silaturahmi diantara kami dinas perkebunan dan membangun kebersamaan kekeluargaan besar kami Disbun,” tutupnya. (ayb/adv/disbun)

Komentar