oleh

Jokowi Resmikan Sejumlah Proyek IKN, Berikut Daftar yang Sudah Groundbreaking

TEKAPEKALTIM — Selama tiga hari, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut akan meresmikan 10 proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hingga hari keduanya, sudah ada sembilan proyek yang diresmikan. Pada hari kedua, Jokowi telah melangsungkan groundbreaking alias peletakan batu pertama untuk tiga proyek.

Proyek yang telah diresmikan pembangunannya pun beragam, mulai dari fasilitas hiburan hingga gedung pelayanan masyarakat.

Groundbreaking investor swasta di IKN juga telah berlangsung dalam dua periode, yakni tahap 1 dan 2. Groundbreaking tahap 1 berlangsung pada September lalu, sementara tahap 2 digelar 1-3 November 2023.

Melansir Detik, berikut adalah daftar proyek yang sudah mulai dibangun di IKN.

  1. Kantor Bank Indonesia

Proyek pertama yang diresmikan Jokowi di hari keduanya ialah Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (BI). Dalam sambutannya, Jokowi sempat berkelakar, bila BI sudah membangun kantor di IKN artinya pemerintah benar-benar serius mengembangkan IKN. Bagaimana tidak, institusi yang ‘memegang’ semua uang saja sudah hadir.

“Kalau Bank Indonesia sudah mulai membangun mau apa kita? Karena yang pegang uang semuanya ada di bank sentral kita,” ungkap Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan virtual, Kamis (2/11/2023).

Hadirnya BI juga dinilai Jokowi dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di IKN. Dia menekankan kehadiran BI juga menjadi tanda positif bagi kepercayaan investor. Pasalnya otoritas moneter, perbankan, dan sistem pembayaran sudah ikutan siap mendukung IKN.

  1. Kantor BPJS Ketenagakerjaan

Selanjutnya, Jokowi melangsungkan groundbreaking proyek Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kehadiran kantor ini akan menambah lengkap fasilitas di IKN. Menurutnya, langkah ini akan menambah kepercayaan masyarakat supaya tak lagi ragu tinggal di IKN.

“Yang jelas keberadaan Kantor BPJS Ketenagakerjaan ini akan menambah lengkap fasilitas. Menambah keyakinan masyarakat agar tak ragu-ragu lagi tinggal di IKN karena sudah ada perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Jokowi menilai, perlindungan BPJS untuk para pekerja sangat penting untuk memberikan perlindungan dari berbagai risiko, apalagi saat ini tengah berlangsung pembangunan berbagai macam proyek di IKN. Dengan demikian, ada banyak tenaga kerja konstruksi yang terlibat dalam pembangunan IKN.

“Tadi Pak Direktur (BPJS Ketenagakerjaan) bisik-bisik ke saya, ‘pak yang bekerja di Nusantara sudah masuk ke BPJS Ketenagakerjaan semua’. Saya kira sangat bagus. Kita tidak berharap ada kecelakaan. Tetapi kalau ada, sudah ada yang melindunginya yaitu BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Jokowi.

  1. Proyek PLTS 50 MW

Terakhir, ia juga meresmikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt (MW). Jokowi mengatakan, pembangunan PLTS di IKN ini merupakan pelopor pembangkit energi terbarukan di IKN

“Tadi Pak Dirut menyampaikan ‘Pak ini masih ada kapasitas yang bisa dinaikkan kalau memang masih dibutuhkan’. Nggak apa-apa pelan-pelan tapi kebutuhan selalu tercukupi, yang paling penting itu. Kebutuhan selalu tercukupi, yang pertama,” imbuhnya.

Jokowi mengatakan, PLTS ini akan memproduksi energi hijau sekitar 93 gigawatt hours per tahun. Kemudian dapat mereduksi emisi sebesar 104 ribu ton CO2 per tahun.

“Hadirin yang saya hormati PLTS ini menunjukkan keseriusan pemerintah menyiapkan sistem kelistrikan yang handal yang berbasis pada ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan listrik di IKN,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, pada hari pertamanya atau pada 1 November kemarin, Jokowi telah meresmikan enam proyek. Dengan demikian, secara akumulasi dalam dua hari Jokowi telah melakukan groundbreaking sembilan proyek.

Adapun di hari pertamanya itu, proyek yang diresmikannya antara lain Bandara IKN, Rumah Sakit ‘Orang Terkaya RI’ yakni Mayapada Hospital Nusantara, Superblock Pakuwon Group, Nusantara Intercultural School, Rumah Sakit Hermina, dan revitalisasi SD Negeri 020. (*)

Komentar