oleh

Ketua Federasi Sepak Bola Spanyol Rubiales Disorot Usai Cium Jenni

TEKAPEKALTIM.co, SPANYOL — Komite Disiplin FIFA untuk sementara waktu memberi skors ketua Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) Luis Rubiales selama 90 hari.

Pasalnya, Rubiales memegang kepala pemain Jennifer Hermoso dan mencium bibirnya setelah kemenangan Spanyol di ajang Piala Dunia Wanita.

Rubiales diperkirakan akan umumkan pengunduran dirinya pada Jumat lalu, namun ia malah berkata tidak akan mundur dan RFEF mengancam akan mengambil jalur hukum untuk membelanya setelah Hermoso mengatakan tidak menyetujui ciuman yang diberikan Rubiales kepadanya, seperti dikutip dari Al-jazeera, Minggu (27/8).

Di samping itu, tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia, serta beberapa pemain lainnya, menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan internasional ketika Rubiales tetap menjadi ketua federasi.

Komite Disiplin FIFA juga memerintahkan Rubiales dan pejabat serta karyawan RFEF untuk menahan diri menghubungi Hermoso atau orang-orang di sekitarnya.

“Keputusan yang diambil ole ketua Komite Disiplin FIFA telah dikomunikasikan hari ini kepada Tuan Luis Rubiales, RFEF dan (badan sepak bola Eropa) UEFA untuk dipatuhi.”

Rubiales pun mengatakan dia akan membela dirinya.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh federasi sepak bola Spanyol pada Sabtu bahwa, “Luis Rubiales telah menyatakan akan membela diri secara hukum. Dia sepenuhnya mempercayai FIFA dan dengan cara ini, menegaskan kembali bahwa dirinya diberi kesempatan untuk meluncurkan pembelaannya, sehingga tidak terbukti bersalah sepenuhnya.”

Awal pekan ini FIFA mengatakan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan etika terhadap Rubiales.

“Informasi lebih lanjut mengenai proses persidangan tidak akan diberikan sampai keputusan akhir diambil,” kata FIFA.

Diketahui, Rubiales juga merupakan wakil presiden UEFA, memegang posisi terpilih nomor tiga di puncak badan sepak bola Eropa, yang memberinya gaji 250.000 euro ($270.000) per tahunnya.

Dia terpilih menjadi anggota komite eksekutif oleh federasi anggota UEFA pada 2019 dan dalam beberapa minggu dipromosikan menjadi wakil presiden oleh presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Dalam situasi yang kompleks, pemerintah Spanyol, melalui Dewan Tinggi Olahraga, mengajukan gugatan pada hari Jumat dengan tuduhan Rubiales melanggar undang-undang olahraga negara tersebut melalui tindakan seksis.

Menteri Luar Negeri Spanyol di bidang Olahraga, Victor Francos, mengatakan pemerintah akan mengambil tindakan untuk menangguhkan Rubiales, sambil menunggu keputusan pengadilan, jika pengadilan setuju untuk mendengarkan kasus tersebut.

Jika dinyatakan bersalah oleh pengadilan Spanyol, Rubiales dapat dinyatakan tidak layak untuk menjabat.

Francos pun mengatakan dirinya akan meminta pengadilan untuk memindahkan pertemuan regulernya pada hari Kamis ke hari Senin, besok.

Sementara itu, pesan dukungan terhadap Hermoso mengalir dari dunia sepak bola wanita.

Real Madrid, Barcelona, dan klub-klub lain pun angkat bicara dan mengkritik Rubiales, serta mendukung langkah pemerintah untuk memecatnya.

“Saya memberi dukungan tanpa syarat kepada Jennifer Hermoso dan para pemain. Saya mengutuk perilaku presiden Federasi Sepak Bola Spanyol itu,” tegas Xavi Hernandez, manajer Barcelona.

Partai politik baik sayap kiri maupun kanan di Spanyol mengatakan Rubiales tidak layak melanjutkan jabatannya.

Maskapai penerbangan Iberia dan sponsor lain untuk federasi tersebut mengatakan bahwa mereka juga mendukung pemerintah. (*)

Komentar