TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

DPRD dan Pemkot Bontang Kaji Usulan Bus Sekolah ke Kemenhub

Muhammad Sahib (dok:tekape)

BONTANG – Rencana pengadaan bus sekolah di Kota Bontang masih terbentur kesiapan infrastruktur.

DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana mengkaji mekanisme pengajuan bantuan bus ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dengan memastikan fasilitas pendukung seperti halte tersedia lebih dulu.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Ia mengatakan peluang mendapatkan bantuan bus sekolah dari pemerintah pusat menjadi salah satu opsi yang ingin dijajaki.

Berkaca dari kunjungan Komisi C ke Balikpapan, yang diketahui mendapat bantuan bus dari Kementerian Perhubungan.

Kata Sahib, pengadaan armada saja tidak cukup, sebab pemerintah Bontang perlu menyiapkan sistem operasional dan infrastruktur agar layanan bus sekolah nantinya bisa berjalan efektif.

“Kalau di Balikpapan itu dari halte ke halte. Nah, kita kan belum ada haltenya. Maka daripada itu kita harus kondisikan dulu, harus disinergikan dulu,” ujarnya.

Ia menyebut, sempat muncul usulan menjadikan kawasan Awanglong sebagai titik kumpul keberangkatan siswa.

Tapi opsi itu, katanya masih perlu dikaji lebih jauh agar tidak menimbulkan persoalan baru, terutama kepadatan lalu lintas akibat penumpukan kendaraan di satu lokasi.

Ia menegaskan, DPRD tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan tanpa perencanaan matang.

Menurutnya, sistem layanan, kebutuhan halte, hingga pola penjemputan siswa harus dirumuskan bersama pemerintah daerah.

“Kami dari Komisi C akan merumuskan bagaimana sistemnya. Apakah infrastrukturnya dulu dipersiapkan, baru kita mengajukan permintaan bus ke Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Sahib juga mengungkapkan, bus yang menjadi referensi dalam rencana tersebut menggunakan bahan bakar gas, bukan listrik.

Skema pengadaan dan kesiapan operasionalnya masih perlu dikaji lebih lanjut sebelum usulan bantuan diajukan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini