TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Sahib Desak Jalan Provinsi di Tengah Kota Bontang Diprioritaskan

Badan jalan Soekarno Hatta yang alami kerusakan (dok:tekape)

BONTANG – Kerusakan jalan provinsi di dalam Kota Bontang menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Ia meminta pemerintah provinsi melalui instansi berwenang memprioritaskan perbaikan ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat, kawasan industri, hingga perkantoran.

Sahib menilai, ruas dari Simpang RSUD menuju Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Kuala, hingga Berbas perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, kondisi jalan di kawasan perkotaan tak kalah penting dibandingkan jalan poros yang menghubungkan Bontang dengan daerah lain.

“Paling tidak yang perlu diprioritaskan itu bagaimana jalan di tengah kota ini bisa lebih bagus, terutama jalan provinsi. Ini yang dilihat mata, ini yang dilewati masyarakat kita,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Ia mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di Balikpapan.

Sahib meminta agar ruas jalan provinsi yang melintasi kawasan perkotaan Bontang mendapat perhatian dan masuk prioritas perbaikan.

Menurutnya, pemerintah kota memang tidak bisa serta-merta mengambil alih seluruh tanggung jawab penanganan jalan provinsi.

Pembiayaan pemeliharaan dan pembangunan jalan tersebut berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sesuai status dan penanganan ruasnya.

Meski demikian, Sahib menilai kondisi tersebut tidak seharusnya membuat persoalan jalan dibiarkan berlarut. Jalan yang berada di tengah kota juga menjadi akses harian masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.

“Alangkah tidak baiknya kalau kita yang melewati, kita tidak punya inisiatif untuk memperbaiki,” katanya.

Ia kembali mendorong agar jalan provinsi di kawasan perkotaan Bontang mendapat perhatian serius, terutama ruas yang kondisinya dinilai telah rusak parah.

Sahib berharap ada tindak lanjut dari pihak berwenang agar perbaikan jalan tidak hanya berfokus pada jalur penghubung antardaerah, tetapi juga akses penting yang berada di dalam kota. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini