Trotoar Sudah Dibenahi, Sahib Sebut Utilitas Bawah Tanah Masih Bisa Diupayakan
BONTANG – Penataan kabel dan pipa utilitas bawah tanah di Kota Bontang dinilai masih memungkinkan meski sejumlah trotoar telah selesai dibenahi.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengungkapkan, hal ini masih bisa diwujudkan dengan pemanfaatan ruang di sisi jalan.
Namun katanya, pelaksanaannya harus melalui kajian teknis agar tidak merusak infrastruktur yang sudah dibangun.
Sahib menyebut, keberadaan kabel dan pipa utilitas yang masih berada di atas permukaan tanah berpotensi mengganggu estetika kota serta kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Karena itu, penataan utilitas bawah tanah perlu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan infrastruktur di Bontang.
“Masih memungkinkan dilakukan, tetapi harus dikaji secara teknis. Jangan sampai penataan utilitas justru merusak trotoar atau fasilitas yang sudah dibangun,” sebutnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kajian ini diperlukan untuk menentukan jalur yang tepat, kedalaman pemasangan, serta jenis utilitas yang dapat ditempatkan di bawah tanah.
Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan adanya koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi, listrik, air, dan gas.
Katanya, penataan utilitas tidak bisa dilakukan secara parsial. Setiap pekerjaan harus mengacu pada rencana induk yang jelas agar tidak terjadi pembongkaran berulang terhadap trotoar maupun badan jalan.
“Harus ada perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor. Jangan sampai hari ini trotoar dibangun, kemudian dibongkar lagi karena ada pemasangan kabel atau pipa,” katanya.
Ia juga menegaskan, bahwa penataan utilitas bawah tanah membutuhkan anggaran besar sehingga perlu dibahas secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kalau memang belum bisa dilakukan sekaligus, dapat dimulai dari kawasan-kawasan prioritas, terutama pusat kota dan ruas jalan yang memiliki aktivitas masyarakat tinggi,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan