oleh

Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi Serap Permintaan Warga Desa Salo Cella

TEKAPEKALTIM — Wilayah desa yang jauh dari pusat kecamatan dan kondisi jalan yang berbukit acapkali menyebabkan sulitnya tim tanggap bencana menuju kawasan tersebut.

Salah satunya adalah Desa Salo Cella yang merupakan desa terjauh dari Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk sampai ke kawasan ini, pengendara harus berhati-hati karena kondisi ruas jalan yang sebagian besarnya masih belum diaspal.

Tatkala hujan, jalanan menjadi licin lantaran sejumlah persimpangan jalan merupakan jalur angkutan truk tambang batu bara. Namun, saat cuaca panas, jalanan dipenuhi dengan debu.

“Memerlukan tim relawan tanggap bencana, desa sini sering longsor, kebakaran hutan dan lahan. Kalau ada bencana siapa yang bisa membantu mengevakuasi?” tanya Kepala BPD Desa Salo Cella, Putri saat menghadiri reses Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi, tepatnya di Dusun Angin Mamiri RT 7, Selasa (24/10).

Putri pun menambahkan keluhan dan kepasrahannya. Apabila dibentuk relawan yang terdiri dari warga setempat, ia berharap relawan bersama warga bisa bahu-membahu mengatasi bencana.

“Kalau ada kebakaran ya kita bisa apa, hanya bisa melihat saja sampai habis. Jadi relawan ini penting sekali,” harapnya.

“Saya berharap kalau ada relawan dibentuk jangan tertarik karena gajinya. Tapi berbuat untuk membantu sesama,” tambah Putri.

Menanggapi keinginan hal tersebut, Akhmed Reza Fachlevi berkomitmen untuk merealisasikannya. Karena menurutnya, itu sudah menjadi program kerja Komisi IV DPRD Kaltim bersama mitra kerjanya. Sehingga dirinya pun meminta agar warga Desa Salo Cella untuk menyampaikan permohonan resmi.

“Program kita di antaranya relawan balakar, kemudian ada pelatihan untuk aparatur desa dan BPD yang merupakan hasil rembuk dengan APDESI dan PAPDESI di Balikpapan,” ucap pria yang akrab disapa Reza itu. (Adv)

Komentar