oleh

Pembangunan IKN Gusur Warga? Anggota DPRD Kaltim Bilang Ini

TEKAPEKALTIM — Beredar kabar tentang kekhawatiran warga yang pemukimannya bakal digusur selama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan.

Terkait kabar tersebut, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin menyeru warga untuk tetap kritis dan mencerna setiap informasi yang disuguhkannya. “Kita nggak bisa menerima informasi tanpa fakta-fakta lapangan..” katanya saat ditemui, Rabu (1/11).

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu memastikan kabar tersebut merupakan kabar yang sumbernya tidak jelas alias bohong.

“Nggak ada yang digusurlah, lebih duluan mana IKN atau masyarakat di situ? Masyarakat yang lebih dahulu tinggal, bermukim dan mencari nafkah disitu dong yang diprioritaskan,” jelas Syafruddin.

“Makanya, ada yang disebut ring satu, ring dua, ring tiga. Nah, masyarakat berada di ring berapa? Kita harus cari tahu juga lokasinya,” tambahnya dengan tegas.

Dikemukakan Syafruddin, legislator di Benua Etam tidak akan tinggal diam apabila ditemukan pemukiman warga yang digusur tanpa adanya perhitungan dan kesepakatan bersama. “Pasti anggota DPRD Kaltim akan mengambil bagian membela dan mengadvokasi masyarakat.”

Namun kata Syafruddin, sampai hari ini pihaknya belum menerima aduan tersebut. “Kami belum ada menerima keluhan terkait dengan rencana penggusuran, karena sejauh yang kami ketahui, itu ada ring-ringnya tadi. Kalau ring satu nggak mungkin, karena ring satu itukan adalah zona pemerintahan.”

“Kalau ada seperti itu sampaikan ke DPRD, kita akan memanggil otoritas IKN sebagai penanggungjawab dalam pembangunan IKN,” tambahnya dengan tegas.

Menurutnya, kalau ada ide penggusuran rumah masyarakat untuk membangun IKN maka itu adalah hal yang dzalim. “Harusnya cari solusi yang solutif dan terbaik,” pungkasnya. (Adv)

Komentar