oleh

Situasi Konflik Terkini Israel vs Palestina, Ribuan Orang Tewas, Pengungsi tak Punya Tempat

TEKAPEKALTIM — Konflik di Timur Tengah (Timteng) hingga hari ini masih saja membuahkan hasil yang tidak diharapkan.

Di tengah-tengah revolusi informasi, justru Israel dan Palestina membuat ramai dunia internasional lantaran konflik fisik yang tak berhenti.

Bahkan, sejak sabtu lalu hingga hari ini, jumlah korban tewas di kedua belah pihak yang bertikai mencapai 1.113 orang.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Mayor Ben Wahlhaus mengatakan kepada CNN pada Minggu (8/10/2023) bahwa jumlah korban tewas di Tel Aviv pasca serangan pejuang Hamas meningkat menjadi lebih dari 700 orang.

Seperti dilansir dari The Guardian, pemerintah juga melaporkan 44 tentara Israel tewas selama serangan Hamas. Tim penyelamat menemukan lebih dari 260 mayat di lokasi festival musik Supernova.

Konser musik itu digelar di gurun pasir perbatasan Israel dengan Gaza. Pertunjukan ini menjadi satu di antara target darat kelompok Hamas selama serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sementara, BBC mengabarkan dari pihak Palestina, sebanyak 413 orang yang tewas setelah Israel meluncurkan serangan balasan di Gaza usai pernyataan sikap Hizbullah yang dipimpin Hasan Nasrullah untuk melancarkan serangan ke pihak Israel.

Sampai saat ini, rumah sakit di Gaza kebanjiran pasien setelah Israel memulai serangan balasannya.

“36 jam setelah peperangan terbaru dimulai, roket masih ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan,” ungkap wartawan BBC.

Menurut pejabat kesehatan Palestina, enam warga Palestina ditembak dan dibunuh oleh tembakan Israel dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu (8/10/2023).

Direktur Rumah Sakit Pemerintah Jericho mengonfirmasi hal ini dalam wawancara telepon dengan CNN. Pertama, seorang pria Palestina berusia 24 tahun ditembak mati di pintu masuk utara Yerikho.

Belakangan, Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah mengatakan bahwa tiga warga Palestina ditembak dan dibunuh di dekat pos pemeriksaan Qalandiya.

Sembilan warga Palestina terluka dan dipindahkan ke kompleks Medis Ramallah pada Minggu malam.

Kementerian mengidentifikasi tiga orang yang terbunuh yakni Mohammad Ziyad Abdel alJaleel Ehmaid (24), Amjad Maher Alian Khdeir (36), dan THa’er Sami Ali Kassabeh yang masih berusia 17 tahun.

Orang Palestina kelima ditembak dan dibunuh di Hebron, diidentifikasi oleh Kementerian Palestina sebagai Mohammad Jawad Abdel Rahman (21).

Orang Palestina keenam ditembak dan dibunuh di Beita. Kemudian dipindahkan ke rumah sakit Pemerintah Rafidia berdekatan dengan Nablus di Tepi Barat.

Kementerian mengatakan belum merilis identifikasi tersebut.

Masyarakat Sipil Gaza tak Punya Wilayah Ungsian

Dikutip dari Al Jazeera, warga Gaza tidak memiliki tempat untuk mengungsi di tengah pemboman Israel.

Serangan udara Israel telah merusak sejumlah bangunan tempat tinggal di Jalur Gaza yang terkepung.

Di Kota Gaza, pesawat udara Israel menghantam gedung 11 lantai di lingkungan Al-Nasr.

Dilaporkan gedung itu dihuni sekitar 80 keluarga. (*)

Komentar