Kampung Tihi-Tihi Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Andalan Bontang, Butuh Anggaran Rp54 Miliar
Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai merancang pengembangan Kampung Tihi-Tihi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan kawasan pesisir di Kelurahan Bontang Lestari tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi wisata bahari terpadu yang melibatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selama ini, kawasan Tihi-Tihi dikenal sebagai permukiman nelayan serta sentra budidaya rumput laut dan teripang. Di sisi lain, wilayah tersebut juga mulai menarik perhatian wisatawan dengan daya tarik kuliner dan aktivitas snorkeling.
“Kami mencanangkan pada 2027 Kampung Wisata Tihi-Tihi bisa menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Kalimantan Timur,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.
Dalam rencana pengembangannya, Pemkot Bontang juga akan mengintegrasikan kawasan tersebut dengan proyek Selangan City yang berada di wilayah Bontang Lestari. Konektivitas ini diharapkan dapat memperkuat daya saing wisata bahari di kota tersebut.
“Kawasan ini nantinya akan disambungkan dengan Selangan City di Bontang Lestari, sehingga pengembangan wisata di wilayah tersebut bisa saling mendukung,” jelasnya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp54 miliar.
Investasi ini dinilai strategis karena sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi masyarakat pesisir.
Neni menambahkan, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pelaku usaha lokal.
“Kalau ini bisa terwujud, dampaknya besar. Pariwisata akan tumbuh, usaha mikro, kecil dan menengah bisa bergerak, dan lapangan kerja baru juga akan tercipta,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan