TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Keterbatasan Anggaran, Musrenbang Bontang Tetapkan Satu Program Prioritas Tiap Kecamatan

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Bontang untuk penyusunan APBD 2027 menghasilkan kebijakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Bontang – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Bontang untuk penyusunan APBD 2027 menghasilkan kebijakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika biasanya setiap wilayah mengajukan banyak program, kali ini masing-masing kecamatan hanya diberi ruang untuk satu usulan prioritas.

Tiga kecamatan di Kota Bontang, yakni Bontang Barat, Bontang Utara, dan Bontang Selatan, masing-masing menyampaikan satu program utama yang dianggap paling mendesak untuk direalisasikan pada 2027.

Di Kecamatan Bontang Utara, pembangunan akses jalan menuju kawasan Kampung Wisata Bahari di Kelurahan Bontang Kuala menjadi prioritas. Infrastruktur tersebut dinilai krusial karena menjadi jalur utama aktivitas warga sekaligus mendukung potensi wisata pesisir.

Sementara itu, Kecamatan Bontang Selatan mengusulkan pembangunan kantor Kelurahan Berbas Pantai. Hingga kini, wilayah tersebut belum memiliki kantor permanen, sehingga pelayanan masyarakat masih memanfaatkan bangunan sementara.

Usulan tersebut mendapat tanggapan dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menyatakan komitmennya untuk mengupayakan realisasi pembangunan kantor tersebut pada 2027.

Di sisi lain, Kecamatan Bontang Barat sebelumnya mengajukan sejumlah program, seperti pembangunan pompa air, pelebaran jalan di kawasan Kanaan, serta pembangunan jembatan. Namun dari beberapa opsi tersebut, hanya satu yang nantinya akan ditetapkan sebagai prioritas utama.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Bontang, Syahruddin, menjelaskan bahwa pembatasan jumlah usulan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Semua usulan sudah melalui proses kurasi. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Kami ingin program yang ada ini benar-benar dijalankan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.

Ia menambahkan, pada tahap awal jumlah usulan dari masyarakat cukup banyak. Namun setelah melalui proses penyaringan berlapis, hanya program yang benar-benar prioritas yang dipertahankan.

Perwakilan Kecamatan Bontang Barat, Edi Pasilan, menyebutkan usulan dari wilayahnya sempat mencapai ratusan program sebelum akhirnya disaring.

“Total usulan awal sekitar 300-an. Setelah dikurasi tinggal tiga, dan akhirnya hanya satu per kecamatan. Kami berharap yang sudah masuk prioritas ini benar-benar bisa direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Bontang Utara, Jaffar, menegaskan urgensi pembangunan akses jalan ke Bontang Kuala yang kerap terdampak pasang air laut.

“Ini sudah sangat mendesak. Tahun ini memang belum terealisasi, tapi tahun depan kami berharap bisa benar-benar dibangun,” tegasnya.

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Pemkot Bontang menegaskan bahwa arah pembangunan akan difokuskan pada program prioritas yang dinilai paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini