Call Center 112 Bontang Beroperasi Nonstop, Pemkot Perkuat Respons Darurat
Bontang – Pemerintah Kota Bontang memastikan layanan darurat Call Center 112 tetap siaga penuh selama 24 jam untuk merespons berbagai kejadian mendesak yang dialami masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, menjelaskan bahwa layanan 112 memiliki peran strategis dalam sistem penanganan darurat di daerah.
Ia menyebut, upaya peningkatan kualitas layanan terus dilakukan, baik melalui penguatan koordinasi antarinstansi maupun peningkatan kemampuan petugas di lapangan.
“Layanan 112 ini menjadi garda terdepan ketika masyarakat membutuhkan bantuan darurat. Karena itu kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi agar respons yang diberikan bisa semakin cepat dan terkoordinasi,” ujarnya saat ditemui, Selasa, 7 April 2026.
Saat ini, layanan Call Center 112 dijalankan dengan sistem tiga shift dalam sehari agar tetap aktif sepanjang waktu. Namun, setiap shift masih diisi oleh satu petugas call taker dengan total empat personel yang tersedia.
Kondisi tersebut diakui masih belum ideal sehingga perlu penambahan tenaga agar pelayanan dapat berjalan lebih maksimal.
“Secara operasional layanan sudah berjalan 24 jam, tetapi jumlah personel masih terbatas. Ini yang sedang kami upayakan untuk diperkuat,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bontang juga terus meningkatkan sinergi dengan sejumlah instansi yang terlibat dalam penanganan situasi darurat. Di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Melalui kerja sama tersebut, setiap laporan yang masuk dapat segera diteruskan dan ditangani sesuai dengan jenis kejadian yang dilaporkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Bontang, H. Yudhi Pancoro, menuturkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan layanan ini.
Menurutnya, petugas call center perlu dibekali pelatihan khusus serta pemahaman prosedur penanganan darurat agar mampu merespons laporan secara tepat dan cepat.
“Penguatan SDM menjadi salah satu fokus utama. Ke depan, kami ingin layanan 112 ini semakin optimal sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan cepat ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah penguatan tersebut, Pemkot Bontang optimistis layanan 112 akan semakin responsif dan efektif dalam memberikan perlindungan serta rasa aman bagi masyarakat di tengah berbagai kondisi darurat.(Adv)

Tinggalkan Balasan