TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Bontang Bidik Lima Besar di Porprov Kaltim 2026, Persiapan Atlet Mulai Dimatangkan

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi.(dok: tekape)

Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) mulai mengintensifkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang.

Target peningkatan prestasi pun dipasang. Setelah menempati posisi keenam pada Porprov sebelumnya, kontingen Bontang kini menargetkan mampu menembus lima besar klasemen akhir.

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, mengatakan sejumlah cabang olahraga telah menjalankan program pembinaan secara serius. Persiapan dilakukan melalui training center (TC) mandiri hingga mengikuti berbagai kejuaraan dan try out di luar daerah.

“Kami terus memantau beberapa cabang olahraga. Ada yang sudah melaksanakan TC mandiri, ada juga yang mengikuti try out dan kejuaraan-kejuaraan sebagai bagian dari persiapan Porprov,” ujarnya, Sabtu, 9 Mei 2026.

Ia menyebut beberapa cabang olahraga seperti panjat tebing dan pencak silat sudah aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai bagian dari evaluasi kemampuan atlet menjelang Porprov.

Menurut Eko, langkah tersebut penting untuk melihat perkembangan performa atlet sekaligus mengukur kesiapan menghadapi persaingan antar daerah yang diperkirakan semakin ketat.

Selain fokus pada persiapan Porprov, Dispopar juga mulai memperkuat pembinaan atlet usia muda melalui sejumlah agenda olahraga di tingkat daerah.

Salah satu program yang sedang berjalan yakni turnamen sepak bola usia dini di Lapangan Bessai Berinta (Lang-Lang). Kegiatan itu diproyeksikan sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun depan.

“Pembinaan terus berjalan. Untuk sepak bola usia dini misalnya, itu juga bagian dari proses menyiapkan atlet-atlet ke depan,” katanya.

Pada ajang Porprov Kaltim sebelumnya di Kabupaten Berau, kontingen Bontang mengoleksi total 277 medali yang terdiri atas 53 emas, 77 perak, dan 147 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Bontang di urutan keenam klasemen akhir.

Hasil itu kini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian prestasi pada Porprov 2026.

“Kalau target, tentu kami berharap bisa lebih baik dari sebelumnya. Minimal bisa naik satu peringkat menjadi posisi lima,” jelas Eko.

Meski optimistis, Eko mengakui tantangan pembinaan olahraga masih cukup besar, terutama terkait keterbatasan anggaran yang juga dialami banyak daerah lain di Kalimantan Timur.

Karena itu, Dispopar berharap adanya dukungan dari sektor swasta dan perusahaan yang beroperasi di Bontang untuk ikut berkontribusi dalam pembinaan atlet.

“Kami berharap ada partisipasi dari pihak swasta untuk membantu pengembangan atlet, misalnya dukungan sarana latihan maupun kebutuhan gizi atlet selama persiapan,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini