Dewan Akan Lakukan Kunjungan Lapangan Respon Keluhan Pengantri BBM Halangi Rumah Warga
BONTANG – DPRD Bontang akan lakukan kunjungan lapangan sebagai respon keluhan antrian panjang mendapatkan bahan bakar (BBM) di Kota Bontang.
Hal ini disampaikan usai Rapat Paripurna dalam rangka Penutupan Masa Persidangan III DPRD Kota Bontang Tahun 2026, Rabu 26 Agustus 2026.
Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal mengungkapkan menerima laporan warga secara daring terkait antrian panjang di SPBU yang membuat aktivitas pemilik rumah dekat SPBU terganggu.
“Ada laporan orang-orang itu antre mulai jam 02.00 pagi sampai sampai pagi lagi. Sehingga orang-orang yang tinggal di situ tidak nyaman, tidak bisa mengeluarkan motor apalagi mobil untuk bepergian,” kata Saeful di hadapan sejumlah anggota dewan.
Katanya beberapa warga setempat yang mesti berobat ke RSUD, namun karena terkendala kendaarannya tak bisa keluar maka harus berjalan kaki RS terdekat.
Akibat kondisi antre berkepanjangan ini, sebagian masyarakat melarang parkir depan rumah.
“Warga membuat tulisan agar jangan menutup di rumah mereka atau menutupi usaha mereka, tapi ditabrak sama orang yang orang yang ngantre itu. Katanya ini kan jalan umum, kenapa kok bikin tulisan seperti itu?,” tutur Saeful.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan DPRD akan menjadwalkan kunjungan untuk mengetahui kondisi langsung di lapangan.
“Mungkin ada baiknya kita bisa kunjungan lapangan, nanti apa saran masukannya, aspirasinya, bagaimana juga yang ada di antrian mudah-mudahan kita bisa dipahami sebagai kita dalam rapat kerja nanti,” kata Faiz.
Sementara itu, Ketua Komisi B Rustam, menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Daerah (Setda) Bontang.
Katanya akan ada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama SPBU dan pihak Pertamina, bersama Komisi B. (Adv)

Tinggalkan Balasan