Bankaltimtara Punya Pemimpin Baru, Romy Wijayanto Terpilih Aklamasi
Samarinda – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) menetapkan Romy Wijayanto sebagai Direktur Utama.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang digelar di Ruang Semayang lantai 6 Kantor Pusat Bankaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis sore (23/4/2026). dikutip oleh katakaltim.com
Romy terpilih secara aklamasi oleh seluruh pemegang saham tanpa melalui proses voting.
Tercatat, sebanyak 16 pemegang saham dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, termasuk perwakilan 10 kabupaten/kota di Kaltim, menyepakati penunjukan tersebut.
Sosok Romy bukan berasal dari internal Bankaltimtara. Ia dikenal memiliki rekam jejak di industri perbankan nasional, salah satunya sebagai eks Direktur Utama Bank DKI.
Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI sejak Desember 2020 selama lebih dari lima tahun.
Penetapan Romy merupakan hasil seleksi yang difasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur.
Dalam proses tersebut, ia bersaing dengan Amri Mauraga, mantan Direktur Utama Bank Sulselbar periode 2020–2021, dan keluar sebagai kandidat dengan nilai tertinggi hingga ditetapkan sebagai pilihan tunggal.
Romy akan menggantikan Muhammad Yamin yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Utama hingga masa tugasnya berakhir pada 2028.
Usai RUPS, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pemegang saham berdasarkan penilaian OJK.
“Tadi sudah kita laksanakan kegiatan RUPS. Hari ini yang kita putuskan bersama-sama tadi 16 pemegang saham Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara adalah Romy Wijayanto, eks Dirut Bank DKI,” ujar Rudy kepada awak media.
Menurut Rudy, faktor utama yang menjadi dasar pemilihan adalah kompetensi kandidat.
“Berdasarkan satu penilaian dari OJK, skornya adalah tertinggi dari semua yang ada. Jadi pertimbangannya adalah berdasarkan kompetensi,” katanya.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa Bankaltimtara berkembang lebih jauh ke depan.
“Kompetensi karena kita mengukur kinerja kerja itu adalah kompetensi kita kalikan dengan energinya. Mudah-mudahan kita mendapatkan kompetensi yang terbaik untuk menentukan Bankaltimtara ini ke depannya,” ucapnya.
Rudy juga menargetkan Bankaltimtara bisa naik kelas dan bersaing di tingkat nasional.
“Semoga Bankaltimtara ini tidak hanya untuk masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tetapi bisa berkompetisi dengan bank-bank Himbara ataupun bank-bank nasional lainnya,” jelasnya.
Ia pun membenarkan bahwa keputusan diambil secara bulat tanpa voting.
“Ya, tadi kita aklamasi. Semuanya sepakat karena berdasarkan yang disampaikan adalah kajian data dari OJK,” tandas Rudy.(*)

Tinggalkan Balasan