TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Pemkot Bontang Siapkan Fasilitas Latihan Welder, Bidik Peluang Kerja Internasional

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (dok: tekape)

Bontang – Rencana pembangunan kolam pelatihan welder di Kota Bontang dinilai sebagai langkah penting untuk memperluas peluang kerja tenaga lokal, termasuk ke pasar internasional. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kembali menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pelatihan kerja, khususnya di bidang pengelasan. Ia bahkan telah menghibahkan lahan untuk pembangunan fasilitas pelatihan las bawah laut yang nantinya akan dikelola oleh Balai Latihan Kerja (BLK).

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta pada Selasa (12/5/2026).

“Saya ingatkan kembali saya minta dibangunkan juga untuk pelatihan welder di dasar laut. Tanahnya sudah saya hibahkan. Mudah-mudahan bisa cepat dibangun,” ujarnya.

Menurut Neni, kebutuhan tenaga welder bersertifikat masih sangat tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena itu, fasilitas pelatihan dinilai penting agar generasi muda Bontang memiliki keahlian yang kompetitif.

Ia menambahkan, keahlian khusus seperti pengelasan bawah laut memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena dibutuhkan di berbagai sektor strategis seperti minyak dan gas, perkapalan, konstruksi, hingga energi.

“Semoga anak-anak kita bisa menjadi welder yang handal, bisa melakukan las di dasar laut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Neni menyebut fasilitas ini nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi warga Bontang, tetapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat dari daerah lain di Kalimantan Timur, seperti Berau dan Sangatta.

Sebelumnya, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Bontang tahun 2027, ia menyoroti masih terbatasnya keberadaan BLK khusus welder di Kalimantan Timur yang saat ini baru tersedia di Balikpapan.

Melalui pembangunan pusat pelatihan ini, Pemkot Bontang berharap dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus mengatasi kendala yang sering dihadapi tenaga kerja lokal, seperti masa berlaku sertifikasi welder.

Diketahui, profesi welder memiliki prospek kerja luas di berbagai sektor industri, mulai dari pertambangan, migas, manufaktur, alat berat, hingga konstruksi.

Selain itu, pekerjaan ini juga menawarkan penghasilan yang relatif tinggi, terutama bagi tenaga kerja dengan keahlian khusus seperti pengelasan bawah laut. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini