TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

DPRD Bontang Minta Persiapan RS Tipe D Tetap Berjalan Meski Pembangunan Ditunda

RS Tipe D yang berada di Kelurahan Api-api, Bontang Utara

BONTANG – Komisi A DPRD Kota Bontang meminta Pemerintah Kota tetap melanjutkan seluruh tahapan persiapan pembangunan Rumah Sakit Tipe D meski proyek fisiknya ditunda akibat tekanan fiskal. DPRD menilai penundaan tidak boleh menghentikan proses administrasi dan perencanaan yang telah berjalan.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, mengatakan penyelesaian dokumen pendukung harus tetap menjadi prioritas agar proyek dapat segera direalisasikan ketika kemampuan keuangan daerah mulai membaik.

Menurutnya, keputusan menunda pembangunan merupakan pilihan yang wajar mengingat kondisi fiskal saat ini. Namun, pemerintah tetap harus memanfaatkan waktu tersebut untuk menuntaskan seluruh persiapan.

“Yang terpenting sekarang bukan hanya soal pembangunan fisiknya, tetapi memastikan semua persyaratan, mulai dari perizinan hingga kajian teknis, sudah selesai. Jadi saat anggaran memungkinkan, proyek ini tidak lagi terkendala administrasi,” ujarnya, Selasa (21/7).

Ubayya menambahkan, DPRD akan mengawasi perkembangan rencana pembangunan rumah sakit, termasuk memastikan proses perencanaan berjalan sesuai target yang telah disusun pemerintah daerah.

Ia juga menilai konsep pelayanan rumah sakit sebaiknya diputuskan setelah kajian teknis selesai dilakukan. Dengan demikian, layanan yang disiapkan benar-benar menyesuaikan kebutuhan masyarakat sekaligus mengikuti regulasi kesehatan yang terus berkembang.

Sebagai mitra pemerintah, Komisi A berkomitmen mengawal seluruh tahapan proyek hingga ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027. Pengawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan operasional rumah sakit ketika nantinya mulai melayani masyarakat.

Sebelumnya, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sekitar Rp46 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe D. Namun, proyek tersebut ditunda karena penyesuaian kondisi keuangan daerah.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini