Wali Kota Bontang Hadiri Raker APEKSI Kalimantan 2026, Bahas Penguatan Fiskal Daerah
Bontang — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Regional Kalimantan Tahun 2026 yang berlangsung pada 22–24 Mei 2026 di Pontianak.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh wali kota yang tergabung dalam Komwil V APEKSI wilayah Kalimantan. Dalam forum ini, para kepala daerah membahas berbagai isu strategis terkait penguatan kapasitas fiskal daerah.
Raker tahun ini mengangkat tema “Fiskal Tangguh, Kota Tumbuh” melalui Pembangunan Daerah Mandiri Berorientasi kepada Optimalisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Tengah Tantangan Nasional.
Tema tersebut menjadi landasan diskusi untuk mendorong kemandirian daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Selain menjadi ajang pertemuan formal, kegiatan juga dirangkaikan dengan agenda kebersamaan antarkepala daerah.
Pada hari kedua, para peserta mengikuti kegiatan bersepeda bersama, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di kawasan Waterfront City Pontianak sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti rapat kerja yang berlangsung di salah satu hotel di Pontianak. Dalam forum tersebut, dibahas berbagai peluang peningkatan PAD, strategi memperkuat kemandirian fiskal, serta langkah menghadapi tantangan pembangunan di tengah situasi ekonomi nasional.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan pentingnya sinergi antarpemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antarpemerintah kota dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya saat ditemui, Senin (25/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi Pemerintah Kota Bontang dalam forum ini diharapkan mampu membawa manfaat konkret bagi daerah.
“Keikutsertaan Pemerintah Kota Bontang dalam Raker Komwil V APEKSI diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah serta menghadirkan berbagai praktik baik yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan