TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Alfin Minta Rehabilitasi Sport Park Tuntas, Jangan Sampai Bangunan Selesai tapi Belum Siap Dipakai

Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry.(dok: tekape)

BONTANG – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, meminta seluruh detail fasilitas di kawasan Sport Park segera dibenahi sebelum bangunan kembali digunakan. Ia tidak ingin proyek rehabilitasi selesai secara fisik, tetapi fasilitas di dalamnya masih belum berfungsi.

Hal tersebut disampaikan Alfin saat meninjau kawasan Sport Park bersama jajaran DPRD Bontang. Menurutnya, berbagai persoalan teknis yang ditemukan di lapangan harus diselesaikan sejak proses rehabilitasi berlangsung.

Ia menyoroti sejumlah fasilitas yang masih membutuhkan pembenahan, mulai dari plafon yang mengalami kebocoran, toilet yang belum dapat digunakan, hingga instalasi listrik yang belum berfungsi optimal.

“Jangan sampai nanti bangunannya sudah selesai direhabilitasi, tetapi ketika mau digunakan masih ada toilet yang belum jalan, listrik belum berfungsi atau kebocoran yang belum selesai. Semua detail itu harus dibereskan sekarang,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Selain fasilitas utama, Alfin juga meminta pengerjaan bagian bangunan yang dinilai kurang rapi turut menjadi perhatian. Menurutnya, kualitas akhir bangunan akan menjadi salah satu indikator keberhasilan rehabilitasi.

Ia juga menyoroti kondisi lapangan mini soccer dan lapangan voli yang perlu dipastikan benar-benar siap digunakan. Begitu pula fasilitas pendukung bagi pelaku UMKM dan tenant yang nantinya mengisi kawasan tersebut.

“Semua tenant yang nantinya masuk harus sudah dipersiapkan kebutuhannya. Jadi ketika bangunan selesai, mereka tidak lagi menunggu perbaikan fasilitas untuk bisa mulai beraktivitas,” katanya.

Alfin menilai persiapan tenant tidak seharusnya baru dilakukan setelah seluruh pekerjaan fisik rampung. Komunikasi mengenai konsep pemanfaatan kawasan perlu dilakukan sejak sekarang agar pengelola memiliki gambaran mengenai kebutuhan masing-masing pengguna.

“Konsepnya harus dibicarakan dari sekarang. Kita harus tahu kawasan ini mau dibawa ke mana dan apa targetnya, sehingga saat selesai nanti bisa langsung ready digunakan,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini