Saeful Rizal Dorong Sinergi Sekolah dan Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak
BONTANG – Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, mendorong penguatan peran sekolah dan keluarga dalam memberikan pendampingan kepada anak di tengah beragam tantangan sosial yang dapat memengaruhi perkembangan generasi muda.
Hal itu disampaikan Saeful saat mengikuti kunjungan lapangan Komisi A DPRD Bontang di SMP Negeri 8 Bontang Selatan, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, usia remaja merupakan fase yang membutuhkan perhatian lebih dari lingkungan terdekat. Anak tidak hanya membutuhkan pendidikan akademik, tetapi juga pendampingan dalam membentuk karakter, moral, dan cara menyikapi berbagai informasi yang mereka temui.
“Anak-anak sekarang berhadapan dengan banyak hal, sehingga mereka perlu mendapatkan pendampingan yang konsisten, baik dari sekolah maupun keluarga,” ujarnya.
Saeful mengatakan perkembangan teknologi dan lingkungan sosial membuat anak semakin mudah mendapatkan beragam informasi. Karena itu, komunikasi antara orang tua dan anak perlu dibangun agar setiap persoalan dapat dibicarakan secara terbuka.
Ia menilai sekolah juga memiliki posisi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan rasa aman sekaligus membantu siswa memahami nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Guru jangan hanya melihat perkembangan anak dari sisi pelajaran. Perilaku, pergaulan, dan kondisi psikososial mereka juga perlu diperhatikan,” katanya.
Saeful menyebut pembinaan terhadap generasi muda tidak dapat dibebankan hanya kepada institusi pendidikan. Keluarga, pemerintah, dan masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi remaja, termasuk paparan konten dan pengaruh pergaulan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai yang dianut keluarga, perlu dihadapi melalui edukasi dan komunikasi, bukan semata-mata pengawasan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita hadir mendampingi mereka. Kalau ada persoalan, anak harus merasa punya tempat untuk bertanya dan mendapatkan arahan,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara sekolah dan orang tua dapat terus diperkuat sehingga upaya perlindungan terhadap anak tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi berlanjut hingga keluarga dan lingkungan tempat mereka berinteraksi.
Saeful menegaskan, perhatian bersama terhadap tumbuh kembang anak diperlukan untuk membentuk generasi muda Bontang yang memiliki karakter, kemampuan menyaring informasi, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.(Adv)

Tinggalkan Balasan