Ketua Pansus Minta Peta Digital RTRW Tampilkan Detail Sempadan Sungai dan Badan Air
BONTANG – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang kembali diwarnai sorotan Ketua Panitia Khusus (Pansus).
Kali ini, Ketua Pansus Raperda RTRW, Joni Alla Padang meminta agar peta digital RTRW menampilkan secara lebih rinci jaringan sumber daya air, termasuk sempadan sungai, badan air, hingga jalan inspeksi.
Menurutny, lampiran RTRW seharusnya tidak hanya menampilkan titik atau garis secara umum, tetapi juga memuat informasi detail mengenai jaringan sumber daya air yang telah diatur dalam substansi perda. Ia menilai keberadaan sungai, danau, badan air, serta jalan inspeksi merupakan bagian penting yang harus tergambar dalam peta digital sebagai acuan perencanaan dan pengendalian tata ruang.
“Kita bicara tentang badan air, jalan inspeksi, dan infrastruktur. Tapi ketika masuk petandigitalnya hanya memunculkan poin. Padahal dalam pasal jaringan sumber air ada pembahasan tentang sempadan sungai, harusnya itu tergambar dalam lampiran digital,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang, Much Cholis Edy Prabowo menjelaskan, bahwa sempadan sungai sebenarnya telah diakomodasi dalam dokumen RTRW.
Namun, penyajiannya tidak ditampilkan sebagai jaringan sumber daya air, melainkan masuk dalam kawasan perlindungan setempat pada pola ruang. Karena itu, sempadan sungai maupun sempadan pantai tidak terlihat secara terpisah pada peta jaringan sumber daya air yang ditampilkan.
“Masuk dalam pola perlindungan setempat kalau sempadan sungai ataupun sempadan pantai, sehingga tidak tergambarkan,” tukasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan