TEKAPE KALTIM

Jendela Informasi Kita

Sempat Ragu Kontingen Berangkat, Rustam Dorong Persiapan Porprov Dimatangkan

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Bontang terkait partisipasi kontingen pada Porprov 2026 (dok:tekape)

BONTANG – Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, sempat meragukan keikutsertaan kontingen Bontang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 Kabupaten Paser jika tidak didukung kepastian anggaran.

Kata Rustam, keberangkatan atlet harus dipersiapkan secara matang, terutama di tengah kondisi fiskal Bontang yang sedang tertekan.

Ia khawatir, jangan sampai kontingen diberangkatkan tanpa perhitungan kebutuhan biaya yang jelas.

Hal itu disampaikan Rustam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Bontang terkait partisipasi kontingen pada Porprov 2026, Senin 12 Oktober 2026.

“Kalau memang kita tidak punya anggaran, enggak usah berangkat. Kalau memang tidak jelas kita punya pagu anggaran, tidak usah kita berangkat,” tegas Rustam.

Ia mengaku sempat menyampaikan sikap tersebut kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Ketua DPRD Bontang.

Menurutmya, keikutsertaan dalam ajang olahraga empat tahunan itu harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Rustam mengingatkan, kondisi fiskal Bontang saat ini tidak sedang baik-baik saja.

Kemampuan APBD 2026 hanya berada di kisaran Rp2 triliun, karena itu pemerintah daerah harus cermat mengatur pembiayaan berbagai program yang telah berjalan.

“Situasi keuangan kita ini memang lagi tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Ia mengaku sempat meragukan keberangkatan kontingen, namun ia juga mengapresiasi dukungan Wali Kota dan Ketua DPRD terhadap pembinaan atlet.

Ia berharap dukungan tersebut diikuti persiapan yang realistis agar kontingen dapat tampil maksimal di Paser.

Menurut Rustam, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih. Tapi juga kesiapan atlet, proses pembinaan, serta dukungan anggaran yang memadai juga menjadi bagian penting dari keberhasilan olahraga daerah.

Rustam meminta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar), KONI, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memastikan kebutuhan kontingen disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Harapan kita, meskipun waktunya sangat mepet, anak-anak kita bisa memberikan kontribusi terbaik untuk olahraga Bontang,” tuturnya.

Porprov VIII Kalimantan Timur dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser. Ajang ini menjadi momentum bagi Bontang untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet daerah.

Sementara itu, diketahui dalam rapat tersebut BPKAD mengumumkan, Pemerintah Kota Bontang menyiapkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen Bontang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, 14–27 November mendatang. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini