Pansus RTRW Bontang Kecewa PT Badak Tak Hadiri Pembahasan
BONTANG – Pansus RTRW DPRD Bontang menyayangkan ketidakhadiran PT Badak LNG dalam agenda pembahasan Raperda RTRW Bontang.
Ketua Pansus RTRW DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan undangan telah disampaikan secara resmi kepada PT Badak LNG. Namun, perusahaan tidak hadir dalam agenda pembahasan tersebut.
Padahal, katanya, DPRD ingin mengetahui rencana pengembangan perusahaan untuk disinkronkan dengan arah tata ruang kota hingga 20 tahun ke depan.
“Jujur kami dari Pansus kecewa sebenarnya karena hal ini sangat penting. Mestinya PT Badak datang dan ketemu dengan kita dalam RDP ini,” ujarnya saat ditemui Senin 5 Oktober 2026.
Menurutnya, pembahasan RTRW menjadi momentum untuk mengetahui rencana perusahaan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Terlebih, RTRW menjadi pedoman pembangunan yang perlu dievaluasi secara berkala.
Sahib mencontohkan, apabila PT Badak memiliki rencana penambahan kilang, perluasan fasilitas, hingga pengembangan kawasan tertentu, pemerintah daerah harus mengetahui sejak awal agar dapat menyesuaikan kebutuhan lahan dan infrastruktur dalam RTRW.
“Kalau misalnya ada penambahan kilang, maka pemerintah Kota Bontang mempersiapkan lahan yang akan ditempatkan kilang tersebut. Nah, ini yang tidak ada dari PT Badak,” ujarnya.
Hal serupa, kata Sahib, berlaku apabila perusahaan memiliki rencana pengembangan fasilitas seperti bandara. Rencana tersebut harus dipastikan sesuai dengan peruntukan ruang yang ditetapkan dalam RTRW.
Ia menegaskan, pemanggilan perusahaan bukan hanya untuk PT Badak LNG. Seluruh perusahaan yang memiliki aktivitas dan rencana pengembangan di Bontang perlu dilibatkan agar perencanaan pemerintah dan perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kita harus mengetahui apa rencana-rencana perusahaan ke depan. Bukan hanya PT Badak, semua perusahaan yang ada di Bontang dipanggil. Karena kita mau tahu tahapan-tahapan, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang,” tegasnya.
Sahib berharap PT Badak LNG dapat berkomunikasi dan bersinergi dengan Pansus dalam pembahasan berikutnya, sehingga rencana perusahaan dapat terakomodasi dan selaras dengan RTRW Bontang. (Adv)

Tinggalkan Balasan